Tindik Hidung Halal atau Haram Bagi Wanita? Begini Penjelasannya

Bisnissatu.com - Tindik Hidung Halal atau Haram Bagi Wanita? Begini Penjelasannya

Halo Boss, jumpa lagi dengan mimin nih, salam satu bisnis...

Kali ini, Bisnissatu.com akan membagikan artikel mengenai Tindik Hidung Halal atau Haram Bagi Wanita? Begini Penjelasannya. Sebelum kita ke pembahasannya, ada baiknya kalian share dulu artikel ini ke media sosial kalian ya.

Supaya artikel ini juga bisa bermanfaat untuk banyak orang, terima kasih...


Sejarah Tindik Hidung

Tindik hidung merupakan salah satu aksesori yang cukup populer hingga saat ini. Tindik memang telah ada sejak jaman dahulu. Namun, tahukah kalian bagaimana hukumnya melakukan tindik bagi wanita. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak penjelasannya dibawah ini.

Tindik hidung erat kaitannya dengan tradisi dan budaya dari India. Nyatanya, aksesori populer ini sudah menjadi kebiasan di kalangan penduduk Timur Tengah sejak dahulu kala.

Para wanita Hindu melakukan tindik hidung di bagian sebelah kiri dalam hidung mereka yang dikonotasikan dengan organ reproduksi wanita terhadap pengobatan Ayurveda.

Tradisi tindik ini mulai menyebar ke daerah bagian timur tengah dan diperkirakan bahwa tradisi kebudayaan ini telah berlangsung sejak tahun 1500 SM (Sebelum Masehi).

Seiring waktunya, tindik dilakukan pada berbagai organ tubuh yang berbahaya, bukan hanya dibagian hidung dan telinga namun juga dibagian lidah, bibir, pusar bahkan pada bagian yang lebih ekstreamnya.

Tindik hidung hingga saat ini sudah menjadi tradisi khusus di negara India. Di India, tindik disebut sebagai Nath yang mana digunakan untuk meningkatkan indra penciuman serta melindungi dari adanya infeksi hidung dengan lebih baik.

Tak hanya itu, Nath atau tindik pun telah menjadi bagian pengantin wanita India yang dianggap sebagai aksesori paling sensual dan digunakan saat acara pernikahan. Hal ini karena hidung dianggap berhubungan dengan emosi dan seksualitas.

Lalu, bagaimana jika wanita muslimah yang melakukan tindik hidung? Apakah tindik hidung halal atau haram bagi wanita? Berikut ini penjelasannya.


Tindik Hidung Halal atau Haram Bagi Wanita?

Bagaimana tindik hidung dalam agama islam? Jika memang sudah menjadi bagian tradisi para wanita muslimah, bisa saja hukumnya diperbolehkan, tapi itu untuk dikiaskan pada tindik dibagian telinga.

Namun, dengan catatan tidak terjadi cidera serius, seperti yang dijelaskan oleh hadist Nabi yang mana,

Jangan menciderai diri sendiri dan menciderai orang lain.

Dilansir dari konsultasisyariah.com, pernah salah seorang bertanya kepada Syeikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin tentang bagaimana hukumnya menindik telinga dan hidung bagi wanita sebagai perhiasan.

Syeikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin menjawab terkait hal ini bahwasannya menindik telinga untuk perhiasan diperbolehkan, sebab menindik bertujuan untuk berhias diri dengan perhiasan yang diperbolehkan. 

Riwayat juga menunjukan bahwa terdapat istri-istri para shahabat yang memiliki anting-anting dan memakaikannya pada telinga. Menindik pada telinga memiliki rasa sakit yang tidak terlalu parah, jika telinga dilubangi saat masih kecil, dengan demikian luka tersebut akan sembuh dengan lebih cepat. 

Namun, mengenai tindik pada bagian hidung, beliau belum pernah mengetahui pendapat para ahlul ulami mengenai hukum tindik hidung ini. Akan tetapi menurutnya, menindik hidung berarti mengubah ciptaan Allah subhanahu wa ta’ala.

Sementara itu, bagi sebagian orang mungkin tidak memandangnya seperti itu. Sebagaimana dijelaskan berikut ini,

"Jika penduduk di suatu negeri menganggap perhiasan di hidung menambah kecantikan maka boleh menindik hidung sebagai tempat memasang perhiasan." (Fatawa Al-Mar’ah Al-Muslimah, hlm. 480)

Bukan hanya soal tindik di bagian hidung, bahkan melakukan tindik di perut atau pusar bisa saja diperbolehkan, akan tetapi dengan memenuhi syarat tertentu yakni di antaranya:

  • Melakukan tindik tidak menjadi syi'arnya para wanita kafir
  • Melakukan tindik diperbolehkan jika hanya dilihat oleh suami atau mahramnya
  • Tidak menimbulkan efek bahaya atau cidera pada area yang ditindik
  • Jika melakukan tindik dengan menggunakan material dari bahan emas atau perak, maka harus disyaratkan hal tersebut memang sudah menjadi kebiasaan para wanita.

Tindik Hidung Menurut Pandangan Medis

Bukan hanya mengetahui halal atau tidaknya, kalian yang hendak ingin melakukan tindik hidung pun perlu memastikan untuk benar-benar mengetahui resikonya.

Di dalam medis, melakukan tindik hidung memiliki resiko yang cukup berbahaya. Melakukan tindik hidung pada tulang rawan bisa berdampak pada infeksi, timbulnya pendarahan, terbentuknya bekuan darah, bahkan menimbulkan keloid pada dinding hidung.

Tak hanya itu, melakukan tindik hidung pun dapat menimbulkan perichondritis, infeksi pada tulang rawan serta nekrosis (kematian jaringan). 

Sedangkan jika melakukan tindik di bagian septum hidung, bagian tulang rawan dinding hidung bisa saja mengalami nekrosis.

Bahkan fatalnya lagi, jika melakukan tindik hidung dengan cara yang tidak aman dan higienis bisa berpotensi pada penyebaran virus. Setidaknya ada 4 virus yang bisa tersebar melalui tindik hidung ini diantaranya:

Hepatitis B

Virus pertama yang mungkin tersebar  dari tindakan tindik ialah hepatitis B. Hepatitis B atau infeksi hati yang bersifat serius. 

Biasanya hepatitis tersebar melalui paparan  cairan tubuh yang terinfeksi. Tak heran jika tindik hidung menjadi media penyebaran virus satu ini.

Hepatitis C

Sama halnya dengan hepatitis B, Hepatitis C pun menyerang hati dan bisa berakibat pada peradangan. Virus ini memang tersebar melalui kontak darah yang terkontaminasi, baik itu jarum suntik, tato bahkan tindik hidung.

Herpes

Herpes merupakan virus yang tesebar dari kontak cairan tubuh. Virus ini dapat menyebabkan luka menular, umumnya terjadi pada sekitar mulut dan alat kelamin. Bahkan fatalnya, bisa berakibat pada radang otak.

HIV

HIV atau human immunodeficiency virus merupakan virus yang dapat merusak sistem kekebalan tubuh manusia dan bisa menginfeksi serta menghancurkan sel CD4, fatalnya lagi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi menjadi terganggu.

Virus HIV yang bisa tersebar melalui cairan tubuh ini sangat mungkin terjadi jika melakukan tindik hidung dengan tidak higines.

Selain itu tindik hidung bisa menimbulkan infeksi bakteri yang bisa menyerang pada bagian otak, ginjal dan limpa. Tentunya masih banyak lagi dampak-dampak buruk yang terjadi akibat tindik hidung.

Jika melihat pada dampak bahaya medis, hukum tindik hidung bisa saja menjadi haram hukumnya. Sebab tadi dalam hadis Nabi, dilarang untuk melukai diri sendiri. Oleh sebab itulah, sangat penting untuk mempertimbangkan risikonya. 

Dampak bahaya ini dapat merugikan diri kalian sendiri. Jika risiko buruk atau mudharatnya lebih banyak dibandingkan keuntungannya, sebaiknya tinggalkan hal tersebut.

Jadi kesimpulan, apakah tindik halal atau haram bagi wanita? kalian tentu sudah bisa menjawab hal tersebut setelah menyimak penjelasan di atas. Namun, sangat disarankan bagi wanita muslimah untuk meninggalkan kegiatan tindik hidung ini sebab berakibat berbahaya.

***

Oke, mungkin segini dulu ya boss artikel mengenai Tindik Hidung Halal atau Haram Bagi Wanita? Begini Penjelasannya.

Salam Satu Bisnis...

Bisnissatu.com

Show Comments

Copyright © 2021

Bisnissatu.com